Panjatkan Doa Untuk Minta Hujan Kodim 0716/Demak Gelar Salat Istisqo'

    Panjatkan Doa Untuk Minta Hujan Kodim 0716/Demak Gelar Salat Istisqo'
    Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintahan dan instansi terkait. Hadir dalam kegiatan itu unsur Prajurit, PNS dan Perwakilan Pemda  serta Takmir Masjid Demak.

    Demak – Menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan, Kodim 0716/Demak menggelar salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan, Senin (31/08/26).

    Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintahan dan instansi terkait. Hadir dalam kegiatan itu unsur Prajurit, PNS dan Perwakilan Pemda  serta Takmir Masjid Demak. 

    Salat Istisqa menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan lintas instansi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di tengah cuaca panas dan kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan.

    Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romanyah, mengatakan pelaksanaan salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau yang terjadi di Kabuaten Demak.

    Menurutnya, doa harus diiringi dengan langkah nyata untuk menjaga lingkungan dan mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan akibat musim kemarau.

    “Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan. Namun, selain berdoa, kita juga harus tetap melakukan upaya pencegahan, terutama terhadap potensi kebakaran lahan, ” ujar Dandim.

    Ia menyebut kondisi cuaca panas dan lingkungan yang kering membuat potensi kebakaran perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, kewaspadaan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

    Orang nomer satu di Kodim Demak mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di lahan terbuka yang kondisinya mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api di lingkungan sekitar.

    “Kalau ada melihat titik api atau terjadi kebakaran, segera laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas atau petugas yang ada di wilayah tersebut. Jangan sampai dibiarkan karena api bisa cepat membesar, ” tegasnya.

    Selain mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, Dandim menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam menghadapi kondisi kemarau. Keterlibatan BPBD, Basarnas, Satpol PP, pemerintah Kabupaten Demak, aparat keamanan dan unsur lainnya dinilai penting untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat.

    “Sinergitas seluruh stakeholder sangat penting. Kita bersama-sama menjaga Kabupaten Demak agar tetap aman dan kondusif, termasuk menghadapi potensi kebakaran di tengah musim kemarau, ” katanya.

    Menurut Dony, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan salat Istisqa, tetapi berlanjut dalam berbagai upaya menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat.

    Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan risiko kebakaran lahan dapat diminimalkan.

    “Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita dan segera menurunkan hujan. Sambil berdoa, mari kita terus berikhtiar dan bersama-sama menjaga lingkungan, ” pungkasnya. (Red:Mack)

    jateng demak
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Pengabdian Tanpa Batas di Keheningan malam

    Artikel Berikutnya

    Jaga Stabilitas Keamanan Desa, Babinsa Gencarkan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Babinsa Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Laksanakan Patroli Malam
    Siang Hingga Dini Hari, Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor Terus Bergerak, Terjang Padamkan Api di Lahan Gambut
    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas

    Ikuti Kami